KONGRES I HINGGA IX GGBI (PPT)
Perjalanan GGBI dari Kongres I tahun 1973 di Semarang hingga Kongres IX tahun 2010 di Bandung mencerminkan konsolidasi organisasi yang matang, perluasan pelayanan, serta komitmen kemandirian dalam persekutuan umat Baptis.
Kongres I hingga Kongres III (1973–1981)
Kongres I GGBI diselenggarakan pada 2–6 April 1973 di STBI Semarang, dihadiri oleh 36 utusan gereja. Pertemuan ini menetapkan pengurus periode 1973–1976 di bawah kepemimpinan Pdt. Ishak Iskandar, mengesahkan AD/ART, serta mencetuskan konsep Keluarga Besar Umat Baptis Indonesia.
Kongres II dilangsungkan pada November 1977 dengan tema "Supaya Semua Menjadi Satu" (Yohanes 17:21), diikuti oleh Kongres III pada Maret 1981 yang memutuskan kerja sama dengan Konvensi Baptis Jepang serta pembentukan Aliansi Baptis Indonesia.
Kongres IV hingga Kongres IX (1985–2010)
Rangkaian kongres berlanjut dengan Kongres IV di Semarang (1985) bertema "Kamulah Penunggu Bangsa" (Yehezkiel 33:3) dan Kongres V (1990) bertema "Tumbuh, Dibangun Di Dalam Dia". Kongres VI diadakan di Kediri (1995), disusul Kongres VII di Cisarua, Bogor (2000) yang menempatkan Yayasan Baptis Indonesia (YBI) sejajar dengan Badan Pengurus Pusat.
Kongres VIII diadakan di Yogyakarta (2005) dengan tema "Mengakar, Mekar, dan Menyebar". Perjalanan berlanjut ke Kongres IX di Bandung pada 9–12 Maret 2010 yang mengusung tema "Dipersatukan Untuk Diutus" dengan kepemimpinan BPP dipimpin oleh Pdt. Kabul.
Pratinjau Kongres GGBI: