Penginjilan Baptis ke Asia - Ringkas
oleh: Dwi Ariefin
Perjalanan pekabaran Injil di benua Asia mencatatkan babak penting dalam pelayanan kaum Baptis. Dari perintisan William Carey di India, pelayanan Adoniram Judson di Birma, hingga perkembangan gereja di Cina dan Asia Tenggara, berita keselamatan terus dibagikan melintasi batas bangsa.
Ilustrasi Perjalanan Pelayanan Misi
Perintisan di India dan Birma
Kedatangan William Carey di India pada tahun 1793 membuka lembaran baru misi Protestan di Asia. Bersama Joshua Marshman dan William Ward yang dikenal sebagai "Trio Serampore," mereka menerjemahkan Alkitab ke dalam puluhan bahasa lokal, mendirikan sekolah, serta memelopori pendidikan tinggi.
Di Birma, Adoniram dan Ann Judson memulai pelayanan pada tahun 1814 di tengah tantangan berat. Setelah bertahun-tahun berjerih payah, Judson berhasil menyelesaikan terjemahan Alkitab ke dalam bahasa Birma, yang kemudian berkembang pesat di kalangan suku-suku pedalaman.
Pelayanan di Cina dan Asia Tenggara
Pelayanan di daratan Cina dimulai pada tahun 1834. Seiring dibukanya wilayah, jemaat mendirikan sekolah, akademi, rumah sakit misi, serta lembaga penerbitan bahan rohani untuk melayani masyarakat luas.
Di kawasan Asia Tenggara, persekutuan Baptis hadir di Filipina, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Singapura melalui penerjemahan Kitab Suci, pendirian sekolah, serta balai pengobatan bagi warga setempat.