Penginjilan Baptis ke Seluruh Dunia - Ringkas
oleh: Dwi Ariefin
Gerakan pekabaran Injil membawa berita keselamatan menjangkau berbagai benua. Melalui rintisan misi global sejak akhir abad ke-18, pelayanan jemaat Baptis meluas ke Eropa, Afrika, Amerika, hingga Pasifik, serta disatukan dalam Persekutuan Baptis Sedunia.
Peta Penyebaran Pelayanan Dunia
Persekutuan Baptis Sedunia
Semangat kerja sama antargereja di tingkat global melahirkan pembentukan Persekutuan Baptis Sedunia (Baptist World Alliance). Kongres pertama diselenggarakan di London pada bulan Juli 1905, dihadiri oleh perwakilan dari dua puluh tiga bangsa.
Wadah ini bukan untuk menguasai jemaat lokal, melainkan untuk mempererat persaudaraan, saling menguatkan, serta membela kebebasan beragama di berbagai negara.
Perluasan di Berbagai Benua
Pemberitaan Injil merambah ke daratan Eropa melalui perintisan Johann Gerhardt Oncken di Jerman sejak tahun 1834, serta menyebar ke kawasan utara dan timur.
Di benua Afrika, pelayanan dimulai di Liberia pada tahun 1821 dan berkembang pesat di Nigeria serta wilayah lainnya, lengkap dengan pelayanan klinik dan sekolah.
Benua Amerika menjadi wilayah dengan jumlah jemaat terbesar, sementara di kawasan Pasifik Barat Daya, pelayanan menjangkau Australia, Selandia Baru, hingga kepulauan sekitarnya.